Seratusan Pemuda Maluku Demo Polda Metro

Ilustrasi (Foto: Koran SI)

Ilustrasi (Foto: Koran SI)

JAKARTA – Seratusan orang yang tergabung dalam Front Pemuda Muslim Maluku (FPMM) berujuk rasa di depan Mapolda Metro Jaya. Mereka menuntut kejelasan kasus yang menimpa 12 rekan mereka.

“Kasus ini belum jelas. Latar belakangnya apa, kenapa dipukuli, kematiannya juga masih belum jelas alasannya,” ujar Yusuf Hasanela (45), salah seorang keluarga korban di Jakarta, Senin (6/2/2012).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Sabtu 4 Februari sekira pukul 22.00 WIB, 12 anggota FPMM diciduk polisi berpakaian preman di bekas gedung Tongyang di Kelurahan Jatimulya, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi. Mereka kemudian dibawa ke Puncak dengan menggunakan 4 mobil.

Selanjutnya pada Minggu 5 Februari pagi mereka dibawa ke Mapolres Depok, delapan orang di antaranya langsung dipulangkan. Sementara satu orang meninggal, bernama Hamid Rolobessy (39). Jenazahnya saat ini masih berada di RS Polri. Sedangkan tiga orang lainnya masih ditahan di Mapolres Depok. Yaitu Rustam (40), Ramli (37), serta Jejer (40).

Sementara menurut polisi, penyebab kematian Hamid Rolobessy adalah karena terjatuh dari mobil dan terluka di bagian kepala. Aksi unjuk rasa FPMM kali ini menuntut dikembalikannya ketiga rekan mereka yang masih ditahan serta kejelasan kasus yang menimpa 12 orang tersebut. Sampai saat ini belum ada konfirmasi secara resmi dari pihak Polda Metro Jaya.

(ful)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s