Brigadir Rahmat Merampok SPBU 34-13502 di Jalan Raya Condet 500 Meter Dari Rumahnya

BRIGADIR Rahmat (29), dalang aksi perampokan di pom bensin Condet, Senin (13/2) dini hari, ternyata sempat mendatangi sasarannya satu jam sebelumnya dengan berpakaian preman. Sekitar setengah jam polisi itu berada di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 34-13502 di Jalan Raya Condet, RT 01/03, Kelurahan Batuampar, Kecamatan Kramatjati, Jakarta Timur tersebut.

Hal itu diungkapkan Supervisor SPBU 34-13502, Rosyid (40), mengutip pernyataan Saut Siburian (29) supervisor SPBU lainnya yang menjadi korban penembakan Rahmat, saat ditemui Warta Kota di ruang kerjanya, Selasa (14/2) siang.

“Sekitar pukul 02.00 dini hari Rahmat sempat datang ke sini. Dia melihat dua karyawan kami, Ahmad Mualim dan Mahmud, tidur di sofa di ruang pertemuan,” kata Rosyid.

Menurut Rosyid saat itu, Rahmat juga bertemu dengan Saut Siburian, supervisor SPBU lainnya yang malam itu bertugas, dan kemudian menjadi korban penembakan senjata api Rahmat. “Saya juga heran dia bisa begitu. Hubungan kami dengan Rahmat dan polisi lainnya baik,” kata Rosyid.

Seperti diberitakan Warta Kota (14/2), Brigadir Rahmat dan Fajar Yiono alias Jarot merampok SPBU 34-13502 di Jalan Raya Condet, Senin (13/2) dini hari pukul 3.30. Mereka menggasak uang senilai Rp 217 juta dan kabur dengan motor rampasan. Rahmat sempat menembak Saut Siburian, supervisor SPBU di bagian betisnya.

Namun pelarian mereka tak bertahan lama. Lima jam kemudian, sekitar pukul 9.00, Jarot diciduk di bengkelnya di kawasan Makasar dan Rahmat dibekuk di rumahnya di Jalan Batu Alam Jaya, Gang Lurungtentrem, RT 07/03 Batuampar, Kramatjati. Kini mereka ditahan di Polda Metro Jaya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Bawa anak-istri

Rosyid menuturkan pada Minggu malam sekitar pukul 22.00 atau sekitar 5 jam sebelum perampokan, dengan berpakaian dinas, Brigadir Rahmat yang bertugas di Unit Patko Polsektro Kramatjati juga sempat bertemu dirinya. “Malam itu dia ngobrol biasa sama saya. Saya nggak nyangka dini harinya dia merampok di sini juga,” kata Rosyid.

Menurutnya, Brigadir Rahmat dan sejumlah anggota Polsektro Kramatjati memang sering main dan berkumpul di Kantor SPBU. Saking dekatnya hubungan karyawan SPBU dengan para polisi termasuk Brigadir Rahmat, tak jarang Rahmat membawa istri dan anak perempuannya datang serta bermain di Kantor SPBU Condet itu. “Sering juga bawa istri sama anaknya main ke sini,” kata Rosyid.

Bahkan, usai perampokan dan Rahmat dibekuk, Senin sore istri dan anak Rahmat datang ke SPBU menemui pemilik SPBU. “Saya nggak tahu pembicaraan mereka apa,” katanya.

Rumah Brigadir Rahmat yang berada di Jalan Batu Alam Jaya, Gang Lurungtentrem, RT 07/03, Kelurahan Batuampar, Kramatjati, memang terbilang dekat dengan pom bensin yang dirampoknya. Jaraknya hanya sekitar 500 meter. Karena dekat, bukan hal yang aneh jika Rahmat sering berkunjung ke SPBU itu.

Saat Warta Kota mendatangi rumah Brigadir Rahmat, Selasa (14/2) siang, bangunan satu lantai berpagar hitam itu tampak sepi. Rumah Rahmat berada di gang cukup sempit, yakni di Gang Lurungtentrem setelah melalui Jalan Batu Alam, Kelurahan Batuampar.

Walau sederhana, rumah Brigadir Rahmat tampak paling terawat di antara deretan rumah lainnya. Temboknya berwarna abu-abu dan diselingi warna merah, berpadu dengan pintu rumah berwarna putih. Jarak gerbang rumah warna hitam, dengan pintu rumahnya hanya sekitar satu setengah meter. Karenanya teras rumah cukup mungil dengan lebar sekitar 5 meter. Ada stiker bertanda kepolisan Polda Metro Jaya di kaca depan rumah.

Menurut sejumlah warga, di rumah itu Rahmat tinggal bersama istri dan seorang anak perempuannya sejak 3 tahun lalu. Saat Warta Kota mencoba memberi salam, tak ada jawaban dari dalam rumah. “Mungkin orangnya pergi Mas. Rumahnya kosong sejak kemarin,” kata salah seorang warga.

Selain memiliki rumah sendiri, Rahmat juga memiliki satu mobil Avanza warna silver dan dua sepeda motor. “Padahal hidupnya enak. Jadi saya nggak sangka dia mau merampok,” kata salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Utang atau narkoba

Mengenai dugaan motif perampokan yang dilakukan Rahmat dan Fajar Yiono alias Jarot di SPBU 34-13502 hingga kemarin belum jelas.

Kasubag Humas Polrestro Jakarta Timur Komisaris Didik Hariyadi menjelaskan motif perampokan diduga karena narkoba atau bermotif ekonomi. “Saya rasa nggak jauh-jauh dari motif ekonomi. Pasti dia juga lagi butuh uang atau terlibat utang,” ujarnya.

Mengenai kemungkinan narkoba, Didik, mengaku belum dapat memastikannya. “Dalam penyelidikan belum ada temuan bahwa dia pecandu, tapi selama ini dia dinilai cukup baik dalam pekerjaannya,” katanya.

Didik mengatakan, Brigadir Rahmat dikenal rajin dan disiplin oleh rekan-rekannya. Karenanya ia mengaku tidak menyangka Rahmat pelaku perampokan SPBU itu. Rahmat masuk kepolisian tahun 2003. Dengan pangkat Brigadir, Rahmat digaji sekitar Rp 3,5 juta sebulan.

Dipecat

Kapolsektro Kramatjati Komi­saris Polisi Imran Gultom, atasan Rahmat, juga tak menyangka anak buahnya menjadi pelaku perampokan. Menurut Imran, pihaknya tidak bisa mengawasi seluruh anak buahnya selama 24 jam. “Pengawasan ke dia kan hanya selama dinas,” kata Imran, Selasa (14/2).

Menurutnya, Rahmat bakal dipecat dari kepolisian. “Perbuatan dia tidak bisa ditolerir,” tegas Imran, Selasa.

Menurut dia, sanksi itu biasanya diberlakukan terhadap polisi yang melakukan kejahatan. Segera setelah proses hukumnya selesai, Rahmat tak akan lagi berkarier sebagai polisi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, kemarin menyatakan, pihaknya akan menunggu proses hukum terhadap Rahmat lebih dulu. “Kami tunggu dulu proses pidananya. Tentu, vonis hakim nanti bisa mempengaruhi sanksi disiplin dan kode etik yang akan diberikan buat R ini,” katanya.

Soal motif perampokan, Rikwanto mengatakan, penyidik masih mendalaminya. “Motif sementara, J mengaku butuh uang dan bersama R, mereka melakukan perampokan,” ucapnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s