Dua Tersangka Kasus Pemkab Batubara Ditahan

JAKARTA – Kejaksaan Agung akhirnya menahan dua tersangka tersangka kasus pencucian uang senilai Rp80 miliar milik Pemerintah Kabupaten Batubara, Sumatera Utara, Abdurrahman dan M Ibrahim. Keduanya digelandang ke Rutan Salemba Cabang Kejaksaan Agung.

Mereka ditahan setelah menjalani pemeriksaan selama tujuh jam di Gedung Bundar Pidsus Kejagung. Sebelumnya keduanya ditangkap di Yogyakarta oleh Tim Satuan Khusus Pemberantasan Korupsi Kejagung kemarin sekira pukul 20.42 WIB.

“Kedua tersangka langsung ditahan untuk 20 hari pertama,” ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Adi Toegarisman dalam pesan singkatnya, Selasa (13/3/2012) malam.

Keduanya keluar dari Gedung Bundar sekira pukul 18.22 WIB. Mereka nampak mengenakan kaus berwarna hijau dan kuning. Tak sepatah kata pun terlontar dari mulut mereka. Para tersangka kemudian dibawa dengan menumpang mobil satuan khusus PPTPK Kejagung jenis Toyota dengan nomor polisi B 1492 WQ.

Sekadar diketahui, kasus ini berawal dari pertemuan Kepala Dinas Pendapatan Daerah Pemkab Batubara, Yos Rouke dengan Itman di sebuah kafe di kawasan Jakarta Selatan pada September tahun lalu. Itman menawarkan bunga deposito lebih tinggi dari bank lain yakni 7 persen per tiga bulan.

Yos Rouke dan Fadil Kurniawan yang saat itu sebagai bendahara umum kemudian menandatangani aplikasi pembukaan deposito on call Bank Mega. Dana senilai Rp80 miliar milik Pemkab Batubara oleh Yos Rouke dan Fadil kemudian dipindahkan dari Bank Sumatra Utara ke Bank Mega, Jababeka, dalam beberapa tahap.

Tahap pertama terjadi pada 15 September 2010 sebanyak Rp20 miliar. Kedua, 15 Oktober 2010 sebanyak Rp10 miliar. Ketiga, 9 November 2010 sebanyak Rp5 miliar. Keempat, 14 Januari 2011 sebanyak Rp15 miliar dan terakhir 11 April 2011 sebanyak Rp30 miliar.

Yos Rauke dan Fadil Kurniawan selanjutnya mencairkan deposito uang tersebut dan disetorkan ke perusahaan jasa keuangan dan jasa pengelolaan aset.

Sebanyak Rp30 miliar disetorkan ke rekening PT Pacific Fortune Management di Bank BCA dan Bank CIMB Niaga. Sedangkan Rp50 miliar sisanya belum diketahui apakah sudah disetorkan ke rekening PT Noble Mandiri Investment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s