Irfannes Firmansyah Alumni SMAN 45 Berhasil Meringkus 3 Pencopet Di Atrium Senen

enangkapan terhadap komplotan pencopet di Atrium Senen, ternyata dilakukan Irfannes, alumni SMAN 45 yang tengah berencana untuk mendaftar Bintara Polri tahun 2012 ini.

Irfannes mengaku, keluar dari gerai J-CO sekitar pukul 15.00. Saat itulah, ia merasa ada orang yang terus mengikutinya dari belakang, lalu mencoba membuka resleting tas punggungnya. “Saya rasa, tetapi saya berlagak mengencangkan tas, dan sengaja mendiamkan tas tetap di belakang, sehingga pelaku menjauh,” kata Irfannes kepada Warta Kota.

Lalu, Irfannes pun terus berjalan dan sengaja mengambil jalan yang salah, yakni mengarah ke parkiran mobil. Menurut Irfannes, itu dilakukan agar ia memastikan bahwa lelaki yang mengikutinya benar pencopet. Rupanya, lelaki itu terus mengikutinya, bahkan ketika ia berputar ke parkiran motor, lelaki itu tetap mengikutinya.

“Dari situ saya sudah curiga dan makin yakin, tetapi saya belum berani teriak, ” kata Irfannes kepada Warta Kota, ditemui di Polsektro Senen, kemarin sore.

Lalu, ketika sampai di depan kedai Teko, Irfannes memperlambat jalannya dan lelaki yang di belakangnya juga melambat. “Semestinya, kalau dia mau mendahului saya juga bisa, tetapi ini justru melambat,” katanya lagi.

Makin yakin, Irfannes pun lekas memberitahukan ke seorang satpam, Mohamad Aziz yang berada di sekitar situ. Tak ambil pusing, pelaku yang diketahui bernama Sutikno itu pun lekas diringkus.

Sehabis diringkus, Sutikno pun mengaku ada tiga rekannya yang bersamanya. Dari situ, security Atrium Senen yang berbaju preman pun lekas bergerak mencari tiga pelaku lainnya.

Berbekal ponsel tersangka
Salah seorang security, Dawis, menjelaskan, penangkapan ketiga pelaku lainnya berbekal ponsel milik Sutikno. Dawis mengatakan, di ponsel itu ada nomor salah seorang rekan Sutikno, yakni Supratno yang di ponsel ditulis Sipar. Karena yakin berada belum jauh, Dawis dan dua rekannya pun berkeliling di bagian luar Atrium Senen sambil menelepon nomor ponsel Supratno.

Ternyata, di dekat Halte Busway Pasar Senen itulah, Dawis menemukan seseorang yang terus mengangkat telepon, ketika Dawis melakukan miss call ke nomor tersebut. Yakin itu Supratno, Dawis dan dua rekannya pun mendekati Supratno dan dua rekannya juga. Tak ambil pusing, ketiganya langsung diciduk, lalu diborgol, kemudian dibawa ke Polsektro Senen.

Komplotan copet, diringkus security Atrium Senen, Senin (9/1/2012 kemarin). Penangkapan itu, berawal dari tertangkapnya seorang pencopet oleh salah seorang pengunjung mall.

Mreka yang diringkus adalah Sutikno (35), Ridwan (29), Doro (16), dan Supratno. Selain meringkus pelaku, polisi juga menemukan pil koplo di saku celana Ridwan. Diringkus pertama kali, yakni Sutikno, baru ketiga rekannya yang lain.

Penangkapan itu, berawal ketika Irfannes Firmansyah (18) dan kekasihnya, Putri Nesya (18), baru pulang dari membeli dua pack donat J-CO di lantai dasar mall Atrium Senen. Keduanya, dibuntuti hingga parkiran, akhirnya korban lapor satpam dan berhasil meringkus pencopet tersebut. Sang pencopet ini pun mengaku ada tiga temanya, dari keterangan inilh akhirnya ketiga teman pelaku juga diringkus

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s