Pemerintah Kaji Penerapan Sentralisasi Guru

Sabtu, 3 Desember 2011 17:01 wib
ilustrasi guru

ilustrasi guru

JAKARTA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tengah mengkaji secara intensif tentang pencabutan desentralisasi pengelolaan guru.

“Kita sedang dalami terus apakah perlu dan bisa guru itu disentralkan saja lagi. Kajian ini kita lakukan bersama Kemenbud, karena selama ini Bupati/walikota sebagai pembina Guru, nah apakah mungkin disentralisasi ke pusat,” ujar Gamawan di Jakarta, Jumat.

Lebih jauh Gamawan mengungkapkan, perubahan dalam pengelolaan guru memang tak bisa dilakukan secara cepat, karena banyak aspek yang akan berpengaruh dan harus dihitung.

Selain soal mekanisme penempatan (mutasi) guru, juga terkait pendanaan dan pemberian gaji. “Makanya dilakukan kajian dan mendalam karena berkenaan dengan banyak aspek,” tegasnya.

Aturan tentang guru ini, terang Gamawan, juga ada dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 38/2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi dan Pemerintahan Kabupaten/Kota.

Karena itu, jika sentralisasi guru akan dilakukan, maka PP 38/2007 pun harus ikut direvisi.

Gamawan menuturkan, ide melakukan sentralisasi guru memang mendapat sambutan dan dukungan dari para guru. Namun, presiden SBY berpesan agar dilakukan kajian terlebih dulu agar aspek negatif dari keputusan tersebut bisa dihilangkan.

“Presiden benar sekali bahwa harus ada kajian dulu soal sentralisasi guru ini. Segala aspek harus ditimbang. Misalnya kalau mutasi guru antar SD yang bersebelahan, apakah perlu diatur pusat juga? Contoh semacam ini pun harus kita kaji,” terangnya.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) 2011 dan HUT ke-66 PGRI di Sentul Internasional Convention Center (SICC) beberapa waktu lalu mengatakan, saat ini ada pembahasan apakah guru dikelola pemerintah pusat atau tetap dikelola oleh daerah.

Keputusan tentang ini, kata Presiden harus diambil setelah melalui kajian mendalam karena ada sisi positif dan negatif dari dua pilihan tersebut.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s