Pemilukada Jangan Terhambat karena Dana

Rabu, 14 Maret 2012 01:30 wib
(Salman Mardira/Okezone)

(Salman Mardira/Okezone)

BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi berharap pelaksanaan Pemilukada jangan sampai terhambat hanya karena persoalan kekurangan dana.

Walaupun tidak ada alokasi dana, pemerintah daerah melalui gubernur atau bupati/wali kota bisa mengeluarkan peraturan penggunaan anggaran sesuai Peraturan Menteri Dalam Negeri nomor 54/2012. Hal itu dikatakan Gamawan menyikapi seringnya ada keluhan dari daerah-daerah yang menyelenggara Pemilukada tentang kurangnya dana.

“Pengaturan ini sebenarnya sudah diatur dalam Permendagri 54/2010. Walaupun belum dialokasikan dana untuk Pemilukada, bisa dikeluarkan peraturan Bupati, peraturan Gubernur, peraturan Walikota yang nantinya dimasukkan ke anggaran perubahan,” katanya pada pers di Banda Aceh, Selasa (13/3/2012).

Seperti yang terjadi di Kabupaten Aceh Besar, dimana Pemkab setempat mengeluhkan masih kurangnya anggaran untuk Pemilukada 2012 sebanyak Rp8 miIiar. Mereka meminta Pemprov Aceh membantu dana.

Menurut Gamawan, persoalan dana ini sekarang tidak masalah. “Cuma apakah satuan-satuannya sudah benar, apakah nominalnya sudah layak ini yang sedang diverifikasi,” ujarnya.

Penjabat Gubernur Aceh, lanjut dia, baru bisa mengucurkan dana ini setelah selesai meverifikasi. Gamawan meminta agar setiap daerah yang menggelar Pemilukada tetap menganut prinsip efesiansi atau penghematan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s