Polisi Umbar Tembakan AK-47 Untuk Bubarkan Massa Debt Collector Yang Akan Serang PT Patumbak Makmur Abadi

Sekitar 40 orang preman menyerbu pool truk PT Patumbak Makmur Abadi di Jalan Alternatif, Cibubur, Depok, Sabtu (17/12). Mereka juga melempari pool tersebut dengan batu.

Penyerbuan ini dilakukan katena pohak perusahaan tersebut tidak mau menyerahkan truk kepada debt collector atau penagih untuk yang diduga pembayarannya bermasalah.Namun beruntung polisi cepat datang sehingga kerusahakan yang lebih parah bisa dihindarkan.Bahkan polisi meringkus lima dari penyerang tersebut.

Menurut Kapolres Depok Komber Pol Mulyadi Kaharni, Jumat kemarin ada penagih hutang mendatangi pool milik PT Patumbak Makmur Abadi. Mereka meminta paksa tiga truk yang diduga pembayarannya kepada leasing bermasalah.Namun permintaan itu ditolak oleh karyawan PT tersebut.

Oleh karena itu, dengan menggunakan minibus dan truk, 40 orang didatangkan dari Tanah Abang, Jakarta untuk mengambil ketiga truk itu. Puluhan orang bersenjata tajam tersebut menyerang PT Patumbak Makmur Abadi tersebut.

Meski diserbur banyak preman, rupanya karyawan PT tersebut berani melawan sehingga nyaris terjadi bentrok.Polisi yang segera datang harus melepas tembakan ke udara untuk membubarkan aksi itu. Bahkan polisi terpaksa menembak mobil Xenia karena mau menambrak polisi.

Kombes Mulyadi Kaharni, Kapolresta Depok mengatakan penyerang mengaku sebagai penagih utang atau debt collector dari perusahaan leasing mobil. “Kita sudah amankan lima orang, dua mobil, beserta puluhan senjata tajam,”katanya kepada wartawan di Polresta Depok, Sabtu (17/12).

Pelaku penyerangan yang diamankan adalah AS, 31, MW, 27, LD, 33, AA, 23, dan RS, 23. “Kini mereka sedang menjalani pemeriksaan di polres,”kata Mulyadi.

Kedua mobil yang diamankan petugas di tempat kejadian mobil yang dipakai debtcollector adalah Dhaihatsu Xenia, B 7301 WI, dan Jeep Mitsubishi Intercooler Turbo 2800, B 805 CH.

Penyerangan terjadi pada pukul 10.00 WIB. Ketika itu pegawai yang sedang melakukan aktifitasnya di dalam pool truk mendadak menjadi ketakutan. “Bos kami, Tarigan, sedang tidak ada di tempat. Kami tidak mengerti apa-apa, hanya ada informasi kalau mereka datang ingin menagih utang mobil”ujar Wanda Ginting kepada wartawan di Polresta Depok.
Sebagai salah satu antisipasi supaya tidak terjadi bentrok antar dua kubu seorang anggota Brimob Kelapa Dua Depok, Briptu Sugito, yang saat itu sedang bertugas menjaga keamanan pool terpaksa mengeluarkan tembakan peringatan ke udara dengan menggunakan senapan otomatis AK47.

Selain itu, AKP Firman Andre, Kapolsek Cimanggis, yang ikut mengamankan kelima debt collector sempat terjadi ketegangan . Saat penyerang melarikan diri mobil Xenia yang dibawa pelaku, nyaris mau membrak petugas . oleha karena itu, aparat terpaksa mengeluarkan tembakan tiga kali tepat mengenai kup mobil sehingga berhenti.

“Kita hanya melumpuhkan mesinnya saja, sampai mobil tidak bisa jalan lagi,”katanya.

Untuk mengamakan lokasi, 50 anggota dari berbagai unit kesatuan dan Sabara Polres Depok diturunkan . Mereka gabungan Polsek Cimanggis dan Polres Depok.”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s