Ribuan Guru Bantu Geruduk Istana

Senin, 16 Januari 2012 10:47 wib
Demo Guru (Foto: Dok Okezone)

Demo Guru (Foto: Dok Okezone)

JAKARTA – Ribuan guru bantu dari seluruh Indonesia, siang ini akan berkumpul di depan Istana Merdeka, Jakarta Pusat. Bukan untuk mengajar, tapi mereka akan mengadu soal status mereka yang juga tak kunjung diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil.

Hal itu dikatakan Sekjen PB Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sahiri Hermawan. “Saya duga soal pengangkatan dari guru bantu menjadi Pegawai Negeri Sipil,” ujarnya kepada okezone di depan Istana Merdeka, Jakarta, Senin (16/1/2012).

Keberadaannya bersama empat pengurus PGRI lainnya akan mendampingi aksi unjuk rasa para guru bantu ini. Menurut Sahiri, hal yang wajar jika guru bantu mendesak pengangkatan, sebab kesejahteraan guru bantu di bawah standar.

“Kehidupan guru bantu memang sangat memprihatinkan, padahal jam kerja mereka sama saja dengan PNS. Kadang bisa lebih lama,” ujarnya lagi.

Meski jam kerja mereka sama, imbuh dia, pendapatan guru bantu ini jauh di bawah gaji guru yang sudah diangkat menjadi PNS. Jika guru PNS di daerah rata-rata mendapat gaji Rp2,5 juta perbulan, guru bantu hanya mendapat upah Rp200 ribu perbulan. “Itu pun tergantung kemampuan yayasannya, kadang malah ada yang enggak dibayar,” tambahnya.

Itu untuk guru PNS golongan III. Angka yang sangat jauh lagi bila dibandingkan dengan guru PNS di DKI Jakarta. “Kalau di Jakarta lebih tinggi pendapatannya, bisa Rp3 hingga Rp4 juta perbulan karena dapat tunjangan dari Gubernur,” paparnya.

Hingga saat ini demo belum berlangsung. Informasi yang diterima ribuan guru bantu baru bergerak sampai Senayan. Sementara itu, pantauan okezone di depan Istana Merdeka, ratusan petugas kemanan telah siaga sejak pagi. Mereka tampak masih bersantai di bawah rindangnya pohon di kawasan Monumen Nasional menyambut datangnya pendemo. Kawat berduri telah membentang di depan pagar Istana untuk menghindari aksi yang tidak diinginkan.

“Nanti yang datang hanya perwakilan guru bantu dari daerah masing-masing,” pungkas Sahiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s