Rini Supriyatini Jadi Korban Pencurian Di Gerai ATM di Mall Kelapa Gading

Rini Supriyatini (26) panik saat kartu Anjungan Tunai Mandiri (ATM) miliknya tersangkut di mesin. Ia kehilangan Rp 1,1 juta setelah ditolong oleh 4 orang yang pura-pura membantunya.

“Pelakunya ada 4 orang. Tapi, yang tertangkap baru 3. Satu tersangka lagi melarikan diri,” kata Kapolsek Kelapa Gading Kompol Donny Adityawarman kepada detikcom, Selasa (17/1/2012).

Keempat pelaku yakni dua perempuan Nad (22) dan AW (22) serta dua pria HW (36) dan Su. “Su belum tertangkap,” kata Donny.

Sementara itu, Kepala Unit Reskrim Polsek Kelapa Gading AKP Agung Yudha menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat 13 Januari 2012 sekitar pukul 17.10 WIB.

Saat itu, kata Agung, Rini mendatangi gerai ATM di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara.

“Korban bertransaksi di salah satu mesin ATM. Tapi tiba-tiba, kartu ATM dia tersangkut di mesin,” ujar Agung.

Di saat bersamaan, keempat pelaku yang turut antre berpura-pura hendak melakukan transaksi. Mengetahui kartu ATM Rini tersangkut, tersangka perempuan AW dan Nad kemudian berpura-pura membantu Rini.

“Dua tersangka perempuan ini berpura-pura mengutak-atik mesin ATM,” katanya.

Setelah itu, tersangka HW juga berpura-pura ikut membantu. HW kemudian mencongkel kartu ATM korban yang tersangkut. Setelah kartu ATM keluar, tersangka AW dan Nad membawa korban ke mesin ATM di sebelahnya.

“Lalu dua tersangka perempuan ini kemudian meminta PIN (personal identification number) kartu ATM korban,” ujar Agung.

Dengan leluasa, para tersangka menarik uang tunai melalui kartu ATM Rini sebanyak dua kali dengan masing-masing jumlah uang Rp 800 ribu dan Rp 300 ribu. Setelah berhasil menarik uang korban, para pelaku lalu meninggalkan korban dan melarikan diri.

Korban yang bingung dengan situasi itu sempat terdiam. Beberapa saat kemudian, dia baru menyadari kalau dirinya sudah menjadi korban pecurian.

“Korban lalu berteriak sehingga didengar petugas keamanan mal dan tiga pelaku berhasil ditangkap, sementara satu lagi kabur,” jelasnya.

Petugas sekuriti mal lalu menyerahkan ketiga pelaku ke Mapolsek Kelapa Gading. Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku baru pertama kali melakukan aksi kejahatan tersebut.

“Otak pencuriannya adalah Su. Dia juga yang menaruh batangan korek di mesin ATM agar kartu tersangkut. Saat kejadian, dia hanya mengawasi situasi,” katanya.

Agung menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus tersebut. “Kalau dilihat dari cara-caranya, sepertinya mereka sudah ahli. Tapi pengakuannya baru sekali. Ini masih kita dalami lagi,” papar Agung.

Dari tersangka, polisi menyita barang bukti berupa uang tunai Rp 1,1 juta, gergaji besi kecil dan potongan batang korek. Ketiga tersangka dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s