Supir Angkot Ramai Ramai Perkosa Pembantu Di Rumah Kontrakan Di BSD

SOPIR angkutan kota (angkot) kembali berulah. Kali ini seorang pembantu rumah tangga (PRT), berinisial L (20), Senin (30/1) dini hari, diperkosa secara bergiliran di sebuah rumah kontrakan di daerah Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Warta Kota, L, warga Gunung Sirah RT 01 RW 01, Kabupaten Kuningan, diperkosa oleh sejumlah sopir angkot di sebuah rumah kontrakan di Kampung Cilenggang RT 01 RW 01, Kelurahan Cilenggang, Kecamatan Serpong, Kota Tangsel.

Setelah diperkosa, L, langsung kabur, hingga akhirnya ditemukan seorang satpam perumahan BSD. L pertama kali ditemukan oleh Rusdi, satpam cluster Versailles. “Saya temukan dia sedang menangis di pinggir jalan, sekitar pukul 03.00,” ujarnya. Selanjutnya Rusdi menanyakan kepada L, kenapa menangis di pinggir jalan yang sepi.

Lalu L mengaku bahwa dirinya adalah korban perkosaan sopir angkot. “Dia bilang habis diperkosa oleh sopir angkot D04, di rumah kontrakan para sopir angkot,” ucapnya. Tanpa banyak tanya, Rusdi langsung membawa L ke Polsek Serpong. Menurut Kapolsek Serpong Kompol Nico Andriano, sekitar pukul 24.00, L naik angkot D04, jurusan BSD-Cikokol.

“Kami belum dalami, dari mana dan hendak ke mana L pergi,” ujarnya saat dihubungi Warta Kota. Oleh karena angkot itu kosong, sang sopir mengajak ngobrol L. Lantaran sudah larut malam, sang sopir menawarkan jasa tempat penginapan bagi L.

Tawaran itu disambut L, tanpa menaruh curiga. Ternyata L diajak ke sebuah rumah kontrakan di daerah Cilenggang, Serpong, yang isinya para sopir angkot. Sesampainya di rumah kontrakan itu, L langsung dikerjai oleh para sopir angkot itu. Menurut Nico, pihaknya masih terus memburu para pelaku. Mengenai berapa jumlah pelaku, pihaknya belum bisa memastikan.

“Yang pasti lebih dari satu orang,” ujarnya yang baru dua minggu menjabat Kapolsek Serpong. Mengenai nomor plat mobil, pihaknya juga masih menyelidiki, karena L tidak ingat nomornya. “Identitas pelaku sudah kami kantongi, dan saat ini sedang diburu,” katanya. Sementara itu, kondisi L saat ini shock dan dibawa ke rumah keluarganya. Namun, polisi merahasiakan di mana lokasi rumah keluarga L.

Menurut Nico, L diperkosa di dalam kamar tengah rumah kontrakan tersebut. Namun tidak dijelaskan bagaimana proses sampai L bisa kabur dari rumah kontrakan itu, hingga akhirnya ditemukan satpam di pinggir jalan. “Kami sudah melakukan pengecekan, ternyata di rumah itu terdapat beberapa kamar. Saat kami cek, di lantai ada bekas sperma yang sudah dibersihkan,” ucapnya.

Untuk penyelidikan lebih lanjut, kata Nico, kasus ini dilimpahkan ke Polres Kabupaten Tangerang. “Penyelidikan lebih lanjut oleh polres. Kami polsek hanya mem-back up,” ujarnya

Gadis ABG asal Kuningan Jawa Barat, berusia 16 tahun dinodai bergilir oleh tiga sopir angkot di rumah kontrakan kampung Cilenggang, Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Senin (30/1). Menurut informasi yang didapat Poskota, kronologis peristiwa perkosaan itu terjadi ketika korban asal Kuningan, Jawa Barat ini naik Angkot D.04 dari Cikokol ke BSD Serpong sekitar pk.24.00.

Sesampai di BSD, korban bukannya diturunkan dari angkot, tapi malah dibawa sopir angkot berinisial I ke kontrakan Kampung Cilenggang Rt 01/07 kelurahan Cilenggang,Serpong. Sesampai di kontrakan, korban kemudian diperkosa bergiliran oleh I dan dua temannya yang memang sudah berada di kontrakan tersebut.

Korban yang merasa ketakutan dengan sekuat tenaga berusaha lepas dari cengkraman sang sopir angkot. Ia kabur menuju jalan Raya Serpong sambil menangis. Sekitar pk.02.00 seorang Satpam bernama Rusdi sedang patroli menemukan korban sedang menangis di pinggir jalan. Setelah ditanya Rusdi, dia mengaku habis diperkosa 3 sopir angkot. Mendengan penuturan gadis ABG itu, Rusdi lalu membawa korban ke Polsek Serpong.

SUDAH CEK RUMAHNYA
Sementara itu Kasat Reskrim Polres Kota/kab Tangerang Kompol Shinto Silitonga,Sik yang dihubungi mengaku pihaknya sudah mendapat laporan kasus perkosaan tersebut. “Kami sudah cek TKP di rumah kontrakan di Cilenggang,” jelasnya sambil menyebutkan hasil pengecekan korban diperkosa pelaku di kamar tengah. Di lantai kamar, kata Shinto ada bekas sperma yang nampak sudah dibersihkan oleh pelaku.

“Kontrakan itu memang ditempati para sopir angkot,” ungkapnya sambil menegaskan kini tim Buser sedang memburu 3 pelakunya hingga tertangkap. Pelaku akan dijerat pasal UU Perlindungan anak dengan ancaman 15 tahun penjara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s