Rumah Balita yang Tergigit Tomcat di Situbondo Difogging

KOMPAS.COM/AHMAD FAISOL Hosnan menunjukkan bagian telinga Ibad, yang diduga digigit Tomcat.

SITUBONDO, KOMPAS.com – Mengantisipasi meluasnya serangan serangga Tomcat, pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Situbondo, Jawa timur, langsung melakukan pengasapan atau fogging di rumah balita bernama M Nashihul Ibad (18 bulan), yang dikabarkan digigit Tomcat. Selain itu, petugas yang dipimpin langsung Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) dr Khusnul Ibtidak, juga melakukan fogging di lingkungan sekitar M Nashihul Ibad, Kelurahan Dawuhan, Kecamatan Kota.

Ternyata, tak cuma Ibad yang tergigit Tomcat. Menurut Khusnul, setelah pihaknya langsung turun ke lokasi, baru diketahui bahwa kedua orangtua Ibad juga digigit Tomcat.

“Kedua orangtua Ibad juga digigit Tomcat. Kondisi kulitnya memerah dan melepuh yang disertai dengan gatal-gatal,” terangnya, Rabu (21/3/2012).

Petugas Dinkes juga berhasil menangkap serta mengamankan satu ekor serangga Tomcat di rumah pasangan suami istri (Pasutri) Amiruddin Hosnan (31) dan Maya (29), yang tak lain orangtua Ibad.

“Karena serangga Tomcat ini merupakan penyakit baru, kami langsung melakukan fogging dengan menggunakan Melabion ke lokasi. Warga mengaku resah dan takut dengan penyakit yang diakibatkan oleh toksin tomcat tersebut,” katanya.

Menurut Khusnul, Tomcat merupakan serangga pemangsa atau predator hama wereng. Pada malam hari, Tomcat biasanya berkumpul di lampu rumah warga. Sedangkan yang mengakibatkan luka memerah seperti penyakit herpes pada kulit, itu akibat air liur Tomcat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s