Aktivitas 80 Sekolah di Manggarai Timur Lumpuh

 

Markus MakurWakil Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas, Rabu (28/3/2012) didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Fransiskus Selamat mengunjungi SDK Gulung, di Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba, Kabupaten Manggarai Timur yang melaksanakan kegiatan belajar mengajar dibawah pohon ketapang.

BORONG, KOMPAS.com – Kegiatan belajar mengajar di 80 sekolah dari tingkat sekolah dasar sampai sekolah menengah atas, di Kabupaten Manggarai Timur lumpuh.

Bangunan sekolah porak poranda akibat diterpa angin kencang dan puting beliung 10 hari lalu yang melanda wilayah Kabupaten Manggarai Timur.

Halaman sekolah dan dibawah tenda darurat dilakukan proses belajar mengajar. Bahkan, siswa dan siswi di Sekolah Dasar Katolik Gulung, Desa Pong Ruan, Kecamatan Kota Komba melaksanakan kegiatan belajar mengajar di bawah pohon ketapang yang berada di halaman sekolah.

Demikian dijelaskan Wakil Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas kepada Kompas.com di halaman SDK Gulung, Desa Pong Ruan, Kabupaten Manggarai Timur, NTT, Rabu (28/3/2012).

Wakil Bupati Andreas mengatakan, dirinya sudah memantau seluruh wilayah di Kabupaten Manggarai Timur yang mengalami bencana. Sebanyak 80 sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas melaksanakan kegiatan belajar mengajarnya di ruang terbuka di bawah tenda darurat bahkan di dalam rumah penduduk dan kapela.

“Kegiatan belajar mengajar sangat terganggu pelaksanaan akibat gedung sekolah yang sudah sangat rusak,” jelasnya.

Wakil Kepala Sekolah Dasar Katolik Gulung, Anselmus Jani menjelaskan, sebanyak 233 orang siswa terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di luar ruangan karena gedung sudah rusak parah.

“Kami terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar dibawah pohon ketapang untuk kelas I-III sementara untuk kelas IV dilaksanakan kegiatan belajar mengajarnya di Kapela Gereja Katolik Pong Ruan,” ungkapnya.

Jani menjelaskan, tiang gedung sekolah juga sudah rusak berat dan dinding-dinding sekolah juga sudah berlubang. Atapnya sudah dibawa angin ketika bencana angin kencang dan puting beliung melanda.

Kepala Desa Pong Ruan, Sebastianus Ndaes mengungkapkan, Gedung sekolah Dasar Katolik Gulung sangat rusak dan hancur diterpa angin kencang dan angin puting beliung sejak 10 hari lalu.

Bukan hanya gedung sekolah yang mengalami rusak berat, lanjut Sebastianus, sebanyak 96 rumah masyarakat dan ribuan pohon cengkeh, kemiri dan coklat sangat rusak parah.

“Saya sudah laporkan kepada Pemda Kabupaten Manggarai Timur terhadap kerusakan rumah masyarakat dan gedung sekolah akibat bencana angin kencang dan puting beliung,” jelasnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s